Faktor Penuaan Pada Kulit Wajah, Wajib Tau

Penuaan (pada kulit wajah) adalah fakta kehidupan yang sederhana. Dan, sejujurnya, ini adalah sesuatu yang tidak akan bisa kita dihindari. Meski demikian, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi laju penuaan dan membuat muka kita terlihat lebih muda dibandingkan dengan usia kita yang sesungguhnya. Salah satu cara menjaga agar wajah tetap terlihat awet muda adalah dengan mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit.

Faktor Penuaan pada Kulit Wajah

Lebih dari separuh wanita terlihat lebih tua dari usia mereka yang sebenarnya. Di antara penyebab penuaan pada kulit wajah adalah karena faktor perilaku atau kebiasaan. Apa saja kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu penuaan pada kulit muka? Yuk, kita cari tahu!

1. Diet tidak sehat

Memiliki tubuh langsing dan wajah tirus adalah impian banyak wanita. Tapi, menjadi terlalu kurus bisa menimbulkan masalah tersendiri, terutama pada kulit.

Seorang dokter kulit sekaligus profesor dermatologis di Universitas Tulane New Orleans bernama Mary P. Lupo, MD mengatakan bahwa, “kehilangan lemak di wajah karena diet ketat atau berulang-ulang kali merupakan salah satu penyebab kulit jadi kendur dan muka terlihat kurus.”

Seorang ahli gizi sekaligus penulis The Beauty Diet (Mcgraw-Hill) bernama Lisa Drayer, RD, juga mengatakan hal yang serupa. Menurutnya, berulang kali diet ketat untuk menurunkan berat badan dapat menyebabkan kulit muka meregang dan membuatnya jadi kendur.

Untuk mencegah kulit kendur, Dr. Lisa menyarankan kita untuk mempertahankan berat badan ideal dengan cara, menjalankan pola makan sehat dan rutin berolahraga. Pasalnya, makanan sehat yang kita konsumsi akan mempengaruhi kesehatan kulit.

Masih menurut Dr. Lisa, beberapa makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk menjaga agar kulit tetap kencang dan sehat diantaranya adalah: 

  • Makanan-makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti, ikan sarden, tiram, belut, kacang-kacangan, produk susu dan telur, kenari, hingga kedelai atau olahannya seperti tahu dan tempe. Makanan-makanan tersebut bisa membantu melawan peradangan penyebab kerutan pada kulit yang merupakan tanda-tanda penuaan
  • Makanan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, daun kelor, bayam, paprika, hingga strawberry. Manfaat vitamin C adalah untuk meningkatkan produksi kolagen yang berguna untuk membuat kulit jadi lebih kencang dan kenyal serta halus
  • Makanan yang mengandung likopen seperti tomat bisa membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari

2. Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari adalah faktor penuaan pada kulit wajah lainnya yang perlu diantisipasi. Disebutkan bahwa, kerusakan kulit akibat sinar matahari adalah penyebab nomor satu keriput pada kulit wajah.

Tidak hanya menyebabkan keriput, sinar ultraviolet (UV) yang berasal dari matahari, juga dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik tanda penuaan dan menyebabkan kulit berubah warna jadi lebih gelap dan kusam.

3. Kebiasaan ngemil manisan

Peradangan yang disebabkan oleh radikal bebas adalah salah satu pemicu penuaan pada kulit. Selain radikal bebas, ternyata gula atau manisan adalah pemicu peradangan pada kulit yang pengaruhnya dianggap sangat signifikan.

Devika Icecreamwala, MD, seorang dokter kulit di Berkeley mengatakan bahwa, peradangan akibat kebiasaan ngemil manisan merupakan penyebab awal kerusakan pada kolagen kulit yang akhirnya akan memicu munculnya keriput dan menyebabkan kulit lebih cepat tua.

Mengapa ngemil gula bisa menyebabkan penuaan pada kulit wajah? Hal ini disebabkan karena gula bisa memicu peradangan yang efeknya dapat membuat semua sel pada kulit mengalami penuaan.

Oleh karena itu, cobalah untuk mengurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan atau minuman manis yang banyak mengandung gula. Sebaliknya, konsumsilah buah-buahan yang kaya antioksidan–yang bisa membantu melawan radikal bebas penyebab penuaan dini pada kulit.

4. Kurang Tidur Juga Menjadi Faktor Penuaan pada Kulit

Menurut Jeannette Graf, MD, seorang asisten profesor dermatologi di Mount Sinai Medical Center-New York, faktor penyebab penuaan pada kulit wajah lainnya adalah kurang tidur.

Kurang tidur dimalam hari akan mengurangi kesempatan bagi kulit untuk memperbaiki dirinya. Karena pada dasarnya, kulit kita akan memperbarui dan memperbaiki dirinya pada malam hari ketika kita beristirahat (tidur).

Masih menurut Dr. Jeannette, kulit tidak hanya memperbaiki dirinya di malam hari, tapi juga akan mengalami perubahan pH dan sirkulasi. Perubahan tersebut sangat bermanfaat karena bisa mempermudah produk skin-care (seperti anti-aging) menembus kulit.

Untuk mencegah penuaan kulit akibat kurang tidur, cobalah untuk menerapkan beberapa tips di bawah ini.

  • Usahakan tidur di malam hari selama 7 s/d 8 jam
  • Tidurlah di kamar yang gelap dan sejuk serta tenang
  • Letakkan hp dan matikan TV setengah jam sebelum tidur. Karena cahaya dari layar TV dan hp bisa mengurangi produksi hormon melatonin, yaitu hormon tidur di tubuh kita
  • Ciptakan ritual yang dapat membantu kamu tidur lebih cepat. Misalnya, dengan mandi di malam hari agar lebih segar, minum secangkir susu hangat, menggosok minyak lavender di kaki, atau bisa juga dengan mendengarkan lagu-lagu berirama lembut yang menenangkan

5. Tidur tengkurap

Posisi tidur tengkurap adalah faktor penyebab penuaan pada kulit wajah lainnya. Mengapa tidur tengkurap bisa menyebabkan muka kita jadi lebih cepat tua?

Menurut dokter kulit bernama Mary P. Lupo, MD, tidur tengkurap akan membuat muka kita tertekan selama berjam-jam. Dan, apabila dilakukan terus-menerus–selama bertahun-tahun, kebiasaan ini akan mengakibatkan kulit muka jadi rusak dan berkerut.

Karena itu, Dr. Lupo menyarankan kita untuk membiasakan tidur terlentang, karena dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peregangan pada kulit wajah yang bisa terjadi seiring waktu.

6. Salah memilih skin care

Skin-care seharusnya menjadi produk yang bisa membantu menyehatkan kulit, menghaluskannya, membuatnya terlihat lebih cerah, lebih kenyal, dan membantu menghilangkan tanda-tanda penuaan, bukan sebaliknya.

Dee Anna Glaser, MD, wakil ketua departemen dermatologi di St. Louis Universitas mengatakan bahwa, di luar sana, ada banyak skin care berkualitas rendah. Berbagai produk skin-care berkualitas rendah tersebut tidak akan memberikan hasil yang signifikan. Agar tak menyesal, cobalah untuk lebih selektif dalam memilih produk skin care yang akan kamu beli.

7. Stres

Menurut Amy Wechsler, MD, seorang dokter kulit dan psikiater di Amerika, kurang tidur dan perasaan khawatir (stres) akan memicu tubuh memproduksi hormon stres yang disebut dengan istilah “hormon kortisol.”

Masih menurut Dr. Amy, hormon kortisol dapat menyebabkan kolagen pecah hingga hingga memicu peradangan dan membuat kulit jadi kendur serta keriput. Secara khusus, stres dan kecemasan bisa menyebabkan garis-garis halus dan kerutan di sekitar mata lebih cepat muncul.

Kesimpulan

Meski penuaan adalah sesuatu yang tidak bisa kita lawan, namun tanda-tanda penuaan bisa diminimalisir. Salah satu caranya adalah dengan mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan penuaan pada kulit wajah. Dengan mengetahui faktor penuaan pada kulit muka, kita bisa menghindarinya sekaligus mencari solusi untuk mengatasinya.

Selain garis-garis halus, tanda-tanda penuaan pada wajah juga bisa diakibatkan oleh bintik-bintik hitam atau pigmentasi kulit. Untuk mencegah tanda penuaan pada wajah seperti bintik-bintik hitam dan pigmentasi, seorang dokter kulit dan penulis Beautiful Skin of Color (William Morrow) sekaligus direktur Image Dermatology di Montclair bernama Jeanine Downie, MD, menyarankan kita agar rutin melakukan eksfoliasi. Eksfoliasi atau luluran bermanfaat untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang mengandung pigmen. Selain rutin eksfoliasi (maksimal 2 kali sebulan), rutin memakai skin care, membersihkan sisa-sisa make up sebelum tidur, dan menggunakan skin-care yang bisa melindungi kulit dari sinar UV, juga sangat disarankan

Tinggalkan komentar